Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan



Sebagai komputer tablet terpopuler, banyak produsen yang berlomba-lomba membuat casing pelindung iPad. Beberapa di antaranya merupakan produk massal dan dijual dengan harga cukup murah.

Namun, ada juga beberapa case yang dibuat secara eksklusif untuk tablet keluaran Apple itu. Harganya pun jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan banderol harga iPad-nya sendiri.
Berikut adalah beberapa casing pelindung iPad yang harganya di luar batas kewajaran

7.Louis Vuitton iPad Cases
Casing pelindung bergaya ini bikinan rumah mode ternama, Lous Vuitton. Meski bentuknya terkesan biasa saja, casing ini dibanderol di kisaran harga Rp 3 jutaan.

6.Oscar de la Renta Degrade Python - USD390
Sesuai namanya, casing iPad ini terbuat dari kulit ular phyton. Memang tekstur dan warnanya mirip dengan kulit ular. Harganya cukup menjulang, hampir sama dengan iPad versi termurah.

5.Burberry of London iPad Cover - USD475
Cover iPad ini diperlengkapi dengan retsleting untuk membungkus iPad dengan aman. Tersedia dalam beberapa pilihan warna, casing yang cukup trendi ini harganya nyaris Rp 5 juta.

4.Yves Saint Laurent iPad Case - USD595
Aksesoris iPad memang cukup banyak dikeluarkan oleh rumah mode tenar. Seperti Yves Saint Lauren yang turut merilis pelindung iPad nan gaya ini, tentunya dengan harga yang aduhai menguras isi kantong.

3.Orbino Padova Crocodile Skin - USD689
Casing pelindung ini termasuk yang paling mahal harganya. Salah satu faktornya karena terbuat dari kulit buaya dan desain berkelas.

2.Chanel iPad Case - USD1.555
Casing nan elegan ini tampaknya cocok untuk kaum wanita. Tunggu dulu, siapkan kocek di atas Rp 10 juta untuk membawanya pulang. Ya, casing ini lebih mahal dari motor baru.

1.Tods Alligator Skin Covers - USD4.900
Pelindung iPad ini harganya benar-benar di luar kewajaran, di kisaran Rp 50 juta. Bahannya konon memang terbuat dari kulit aligator terbaik.
readmore »»  



1. Nikon D80 transparan 

Nikon D80 transparan ini terlihata pada ekshibisi Photokina tahun 2006. Sepertinya kamera ini juga berfungsi seperti halnya versi aslinya.

2. Pentax LX Special GOLD Edition, 1981


Pentax LX berlapis emas 18 karat nan indah ini diluncurkan pada tahun 1981 untuk merayakan 100 juta penjualan kamera standar LX SLR. Kamera ini hanya diproduksi sebanyak 300 buah, masing-masing dijual dalam sebuah box dari kayu dan di dalamnya ada sepasang sarung tangan sutera untuk memegangnya.

3. Pistol NIKKOR


Kamera di atas diberi nama DORYU 2-16 Pistol Camera dan merupakan video camera pistol 16mm keluaran kepolisian Jepang dengan lensa Cine-NIKKOR 25mm F1.4. Barang ini sangat jarang dan hampir tidak mungkin lagi didapatkan.

4. Kamera Third Eye


Seniman Wayne Martin Belger adalah orang dibalik dua kamera aneh berikut ini. Lihat saja sosoknya, kenapa dibilang aneh. Seniman ini membuat kamera berlubang di atas menggunakan material seperti alumunium, titanium, kuningan, perak, batu permata, dan tengkorak anak perempuan berusia 13 tahun. Gambar terakhir di atas diambil dengan kamera ini.

5. Kamera Untouchable


Jujur saja kamera ini mungkin saja adalah kamera yang paling bikin sinis yang pernah dibuat orang. Kamera ini diciptakan oleh Mr Belger untuk mengabadikan para penderita HIV, jadi dia mengisikan bagian-bagian pada kameranya dengan darah yang positif terinfeksi HIV. "Darah dipompa ke dalam kamera ke bagian depan lubang lensa dan menjadi filter merah nomor 25 milikku" ujarnya. Serem...



readmore »»  



1. Pesawat Gusmão
Bartolomeu de Gusmão, adalah seorang pendeta Portugis yang lahir di Koloni Portugis di Brasil. Pada tahun 1709 ia mengajukan sebuah petisi kepada Raja John V dari Portugis, yang memohon hak istimewa untuk penemuan pesawatnya. Pesawat itu dikatakan dapat terbang dengan bantuan dua bola logam berongga yang berisikan gas dan udara panas yang dihasilkan dari pembakaran berbagai macam bahan bakar. Penemuannya ini didasarkan pada prinsip layang-layang dan balon terbang. Uji publik dari mesin yang seharusnya dilakukan pada 24 Juni 1709, namun tidak jadi dilaksanakan karena alasan yang tidak jelas.
2. Pesawat "Kelelawar" Clement Ade
Clement Ader adalah seorang yang sangat jenius yang belajar teknik dengan otodidak. Ketertarikannya terhadap dunia penerbangan dimulai pada tahun 1870 ketika ia membangun sebuah balon gas. Ia terkenal karena menemukan sejumlah perangkat komunikasi listrik. Namun ia paling diingat berkat kontribusinya menemukan dua mesin terbang yang luar biasa, Ader Eole (gambar atas) dan Ader Avion No. 3 (gambar bawah).

Clement Ader mengklaim bahwa pada tanggal 9 Oktober 1890, ia berhasil melakukan penerbangan dengan ketinggian sekitar 30 meter dengan menggunakan kapal Ader Eole yang bertenagakan mesin uap di pinggiran kota Paris. Ia juga mengklaim telah berhasil melakukan penerbangan setinggi 300 meter dengan Avion No. 3 dengan adanya dua saksi yang mengkonfirmasi hal tersebut.
Avion No. 3 merupakan desain teknik yang terinspirasi dari alam. Tidak hanya itu, pesawat ini juga memiliki kemiripan dengan kelelawar baik dari struktur eksternal maupun internal sayapnya. Untuk banyak orang, Ader Eole dan Ader Avion No. 3 telah menjadi simbol Era Victoria untuk upaya memulai penerbangan sehingga mayoritas rakyat Prancis menganggap dia sebagai bapak penerbangan Prancis.
3. Pesawat Giffard
Insinyur asal Perancis, Henri Giffard, terkenal menemukan injektor dan pesawat bertenagakan mesin uap. Pesawat temuannya merupakan pesawat pembawa penumpang pertama di dunia. Pesawatnya sangat praktis dan dapat dikendalikan, diisi dengan hidrogen dan dilengkapi dengan mesin baling-baling pendorong bertenagakan uap.
Pada 24 September 1852, Giffard mencoba melakukan penerbangan pertama sejauh 27 km dari Paris ke Trappes. Namun angin terlalu kuat sehingga tidak memungkinkan baginya untuk melakukan penerbangan itu sesuai rencananya. Namun ia mampu membelokkan pesawatnya dan membentuk lingkaran, membuktikan bahwa pesawatnya bisa dikemudikan dan dikendalikan. Karena penglihatannya menurun, Giffard memutuskan bunuh diri pada tahun 1882. Namanya merupakan salah satu nama dari 72 nama yang diabadikan di menara Eiffel.
4. Pesawat Cayley
Sir George Cayley dianggap sebagai salah satu orang paling penting dalam sejarah aeronautika. Dia dianggap oleh banyak orang sebagai penyidik udara ilmiah pertama dan yang pertama kali benar-benar memahami prinsip-prinsip yang mendasari penerbangan. Perangkat pertamanya (model helikopter) dibangun pada tahun 1796. Tiga tahun kemudian ia menuliskan sebuah rancangan yang menunjukkan gaya yang berlaku dalam penerbangan. Selain itu, dia pun membuat sketsa untuk mesin pesawat luncurnya (glider). Pada 1804 Cayley merancang dan membangun sebuah glider dengan penampilan yang sangat modern. Gambar diatas adalah replika dari glider Cayley ini.
5. "Albatross Buatan" Le-Bris
Le Bris membangun sebuah glider, yang terinspirasi bentuk burung Albatross dan bernama "L'Albatros Artificiel" (Albatross Buatan). Selama 1856 ia melakukan penerbangan di pantai Sainte-Anne-la-Palud (Finistère), dengan ditarik oleh kuda yang berlari ke arah angin. Ia kemudian berhasil terbang lebih tinggi dari titik tolaknya, dilaporkan hingga ketinggian 100 meter, untuk jarak 200 meter.
Pada tahun 1868, dengan dukungan Angkatan Laut Prancis, dia membangun mesin terbang keduanya, dimana ia mencoba tiga kali penerbangan di Brest tanpa mengalami keberhasilan. Pesawat keduanya ini hampir identik dengan mesin terbang pertamanya, kecuali bahwa dengan berat lebih ringan dan memiliki sistem untuk mengubah distribusi berat. Mesin terbangnya menjadi mesin terbang pertama yang difoto, oleh Nadar pada tahun 1868. Le Bris juga dikenal karena menemukan kontrol penerbangan, yang diaplikasikan pada sayap. Penemuan ini telah dipatenkan sejak bulan Maret 1857.
6. Mesin Terbang Leonardo Da Vinci
Leonardo Da Vinci adalah seorang seniman sekaligus ilmuwan berkebangsaan Italia yang mungkin merupakan orang Eropa pertama yang mencoba mencari solusi praktis untuk penerbangan. Dia merancang sejumlah besar perangkat terbang dengan mempelajari penerbangan dan struktur burung.

Di tahun 1485 dia menggambarkan rancangan yang sangat rinci tentang ornithopter bertenaga manusia (perangkat pengepak sayap yang dirancang untuk terbang). Untuk sebagian besar hidupnya, Leonardo terpesona oleh fenomena penerbangan, sehingga ia melakukan banyak penelitian penerbangan burung, serta rencana untuk mesin terbang, seperti sebuah helikopter, parasut dan sebuah glider. Glidernya sendiri telah berhasil dibangun dan didemonstrasikan. Dia juga terkenal karena membuat konsep helikopter (gambar samping), tank, pebangkit energi tenaga surya, kalkulator, dan teori dasar lempeng tektonik.
7. "Kapal Uap Udara" Thomas Moy
Pesawat sayap ganda Thomas Moy yang juga dijuluki dengan sebutan "Kapal Uap Udara", adalah mesin besar dengan baling-baling kembar yang masing-masing berdiameter 2 meter. Pesawat ini bertenagakan mesin uap (juga dibangun oleh Moy) yang dapat mencapai daya 3 hp pada 550 RPM. Pesawatnya menggunakan tiga roda pendaratan. Pada bulan Juni 1875, Moy menguji mesinnya di Crystal Palace di London, Inggris, dimana ia berhasil mencapai kecepatan 19 km/jam saat berjalan di landasan pacu, namun tidak cukup untuk menghasilkan daya angkat untuk lepas landas. Meskipun gagal, beberapa elemen desain, seperti baling-baling kembar dan tiga roda pendaratannya, dipakai oleh pesawat modern sekarang ini.
8. Mesin Terbang Charles Ritchel
Mesin terbang Charles Ritchel pertama kali ditunjukkan secara terbuka pada Mei dan Juni 1878. Kerangka pesawat ini dibangun dari pipa kuningan dan kantong gas berkain karet. Mabel Harrington adalah orang pertama yang terbang dengan mesin terbang buatannya yang berlangsung lebih dari satu jam. Akhirnya Ritchel membangun dan menjual mesin ini sebanyak lima buah. Ritchel lalu merencanakan membuat pesawat penerbangan lintas benua yang dapat mengangkut 11 orang, namun tidak berhasil terwujud. Tidak puas dengan penerbangan, Ritchel juga merupakan penemu dari cermin funhouse, kotak uang mekanik dan sepatu roda.
9. Pesawat Alexandre Goupil
Alexandre Goupil adalah seorang insinyur Perancis yang terkenal karena merancang mesin terbang mirip burung pada tahun 1883. Pesawatnya ini dimaksudkan untuk diaktifkan oleh mesin uap yang dipasang di dalam bagian bulat dari pesawat ini. Mesinnya berfungsi untuk menggerakkan baling-baling. Selain itu, pesawat ini juga memiliki roda pendaratan dan juga sebuah kemudi yang dipasang di bawah permukaan ekor. Goupil kemudian membangun dan menguji desainnya tanpa mesin. Pesawat ujinya memiliki rentang sayap lebih dari 6 meter dan cukup kuat untuk mengangkat dirinya dan dua orang lainnya ke udara dengan kecepatan angin sekitar 22 km/jam.
10. Mesin Luncur Chanute
Octave Chanute adalah pensiunan insinyur asal Prancis yang tinggal di Chicago, Illinois, ketika ia mulai mencoba-coba aeronautika. Sebelum minatnya dalam penerbangan, Chanute adalah seorang insinyur kereta api yang dihormati. Pada 1896 ia memulai uji coba mesin luncurnya di Taman Dune, Indiana, di tepi Danau Michigan. Tampilan aneh dari mesin luncurnya dengan sayap yang berayun bolak-balik, menyebabkan banyak orang mengejek konsepnya. Meskipun mesin luncur itu gagal, desainnya kemudian digunakan dalam berbagai desain pesawat militer, terlihat terutama pada pesawat F-111, dan B-1. Chanute merupakan penggemar utama dari Wright bersaudara selama uji coba awal mereka, dimana ia mendorong dan memasok mereka dengan informasi udara terbaru.
readmore »»  




Tank adalah kendaraan tempur lapis baja yang bergerak menggunakan roda berbentuk rantai. Ciri utama tank adalah pelindungnya yang biasanya adalah lapisan baja yang berat, senjatanya yang merupakan meriam besar, serta mobilitas yang tinggi untuk bergerak dengan lancar di segala medan. Meskipun tank adalah kendaraan yang mahal dan membutuhkan persediaan logistik yang banyak, tank adalah senjata darat paling tangguh dan serba-bisa pada medan perang modern, dikarenakan kemampuannya untuk menghancurkan target darat apapun, dan efek mentalnya terhadap infanteri.
 


1. M1A2 Abrams (U.S.A)



Weight 67.6 short tons (61.4 tonnes)
Length Gun forward: 32.04 ft (9.77 m)
Hull length: 26.02 ft (7.93 m)
Width 12 ft (3.66 m)
Height 8 ft (2.44 m)
Crew 4 (commander, gunner, loader, driver)

Primary armament : 120 mm M256 smoothbore cannon
Secondary armament : 1 x .50-caliber (12.7 mm) M2HB heavy machine gun
2 x M240 7.62 mm machine guns (1 pintle-mounted, 1 coaxial)
Engine : AGT-1500C multi-fuel turbine engine 1500 hp (1119 kW)
Power/weight : 24.5 hp/tonne
Operational range : 465.29 km (289 mi)
With NBC system: 449.19 km (279 mi)
Speed Road: 67.72 km/h (42 mph)
Off-road: 48.3 km/h (30 mph)

M1 Abrams adalah MBT buatan General Dynamics Land Systems US. Nama Abrams diambil dari Jendral Creighton Abrams. Varian awal yakni M1 pertama kali masuk dinas operasional tahun 1978, M1A1 tahun 1985, dan terakhir M1A2 tahun 1986. Varian M1A1 terlibat dalam Gulf war & Operation Iraqi Freedom berhadapan dengan T-55, T-62 dan T-72 Iraq.

Awalnya Abrams adalah hasil dari pembatalan MBT-70, sebuah varian tank yang dikembangkan oleh Jerman dan Amerika. Proyek kerjasama ini kemudian dibatalkan dan masing-masing pihak meneruskan pembuatan tank dari data-data yang didapatkan dari proyek MBT-70, Amerika kemudian membuat M1 Abrams sedangkan Jerman membuat Leopard 2. Varian awal M1 Abrams masih menggunakan meriam kaliber 105mm, pada varian selanjutnya (M1A1 & M1A2) digantikan dengan meriam kaliber 120mm buatan Rheinmetall Jerman. Varian awal M1 dan M1A1 mengandalkan mesin diesel, namun varian M1A2 memakai mesin gasturbine yang lebih bertenaga, walaupun mesin baru ini menggunakan bahan bakar lebih banyak.

Setelah pengalama di perang-perang sebelumnya, Abrams memiliki pilihan tambahan armor, yakni TUSK (Tank Urban Survival Kit).




2. T-80U (Russia)



Weight 50.7 tonnes
Length 7.01 m (9.72 m with gun in forward position)
Width 3.60 m
Height 2.20 m
Crew 3 (driver, gunner, commander)
Primary armament :125 mm 2A46M-1 (D-81TM “Rapira-3″) smoothbore gun 39 rounds

Secondary armament : 7.62 mm PKT coaxial machine gun (1,250 rounds)[2]
7.62 mm PKT KT-7.62 coaxial machine gun (1,250 rounds) (T-80UD)[1]
12.7 mm NSVT anti-aircraft machine gun (500 rounds)[2]
12.7 mm KT-12.7 anti-aircraft machine gun (450 rounds) (T-80UD)[1]
9M112 Kobra (AT-8 Songster) ATGM (6 missiles) (T-80, T-80B)[2]
9M119 Svir (AT-11 Sniper) and 9M119M Refleks (AT-11B Sniper) ATGM[2] (6 missiles) (T-80U)[2]
Engine :GTD-1250 multi-fuel 1,250 hp (932 kW)
Power/weight :24.7 hp/tonne (18.4 kW/tonne)
Operational range :500 km, 900 km with extra tanks (on road)

T-80 diproduksi di Kirov Plant, Leningrad. Pertama kali masuk dinas operasional tahun 1976. T-80 didesain untuk menggantikan T-64. T-80 adalah tank Russia pertama yang menggunakan mesin gasturbine, mesin ini mampu membuat T-80 mencapai kecepatan 70km/jam dengan jarak maksimal 335km. Seperti karakteristik mesin gas turbine umumnya, mesin GTD-1000 ini mengkonsumsi bahan bakar yang banyak, sehingga bagian hull tank dilakukan perubahan desain guna menampung lebih banyak bahan bakar. Pada varian selanjutnya yakni T-80U, mesin gasturbine diganti dengan GTD-1250.

T-80 menggunakan meriam kaliber 125mm. Meriam ini selain bisa menembakan peluru tank bisa dipakai juga untuk meluncurkan ATGW. Selain itu T-80 menggunakan Autoloader sehingga mengurangi jumlah awak menjadi 3. Seperti pada varian sebelumnya, tank ini sudah dilengkapi oleh dozer di bagian bawah hull.
Saat ini 4.500 T-80 tercatat masih beroperasi di Rusia.




3. T-90 (Russia)



Weight 46.5 tonnes
Length 9.53 m (31.27 ft)
Width 3.78 m (9.12 ft)
Height 2.22 m (7.28 ft)
Crew 3

Primary armament :125 mm smoothbore gun with ATGM capability; mainly 9M119 Svir
Secondary armament : 7.62 mm coaxial machine gun, 12.7 mm anti-aircraft machine gun
Engine : Model V-96 12-cyl. diesel 1,100 hp (820 kW) for V-96 12-cyl. diesel engine
Power/weight: 23.7 hp/tonne (17.6 kW/tonne) for V-96 12-cyl. diesel engine.




4. Leclerc (France)



Weight 54.5 tonnes
Length 9.87 m (6.88 without gun)
Width 3.71 m
Height 2.53 m
Crew 3 (Commander, gunner, driver)

Primary armament :120mm tank gun 40 rounds
Secondary armament :12.7 mm coaxial M2HB machine gun 1,100 rounds 7.62mm machine gun 3,000 rounds
Engine : 8-cylinder diesel Wärtsilä 1,500 hp (1,100 kW)
Power/weight : 27.52 hp/tonne
Operational range : 550 km
Speed : 71 km/h




5. Leopard 2A6 (Germany)



Weight 62.3 tonnes
Length 7.7 m
Width 3.7 m
Height 3.0 m
Crew 4

Primary armament : 1 x 120 mm Rheinmetall L55 smoothbore gun.42 rounds
Secondary armament : 1 x 7.62 mm MG3 4,750 rounds
Engine : MTU MB 873 Ka-501 12-cylinder diesel 1,500 HP (1,103 kW) at 2600 RPM.
Power/weight : 24.2 hp/tonne
range : 550 km (internal fuel)
Speed :72 km/h




6. Challenger 1 (United Kingdom)



Weight 62 tonnes
Length 11.5 m (Gun forward)
Width 3.51 m
Height 2.95 m
Crew 4 (commander, gunner, loader, driver)

Primary armament : L11A5 120 mm rifled 64 rounds
Secondary armament : 7.62 mm L8A2, 7.62 mm L37A2 machine guns 4,000 rounds
Engine : Rolls-Royce CV12 26 litre diesel 1,200 hp (895 kW)
range : 450 km (on road)
Speed : 56 km/h (37 mph)




7. Challenger 2 (United Kingdom)



Weight 62.5 tonnes
Length 8.3 m (11.50 m with gun forward)
Width 3.5 m (4.2 m with appliqué armour)
Height 2.5 m
Crew 4 (commander, gunner, loader/operator, driver)

Primary armament : L30A1 120 mm rifled with 52 rounds
Secondary armament : coaxial 7.62 mm L94A1 EX-34 (chain gun), 7.62 mm L37A2 Commander’s cupola machine gun
Engine : Perkins CV-12 Diesel 1,200 hp (895 kW)
Power/weight : 19.2 hp/tonne
range : 450 km (279 miles)
Speed : 59 km/h (37 mph)





8. Type-90 (Japan)



Weight 50.2 tonnes
Length 9.755 m
Width 3.33 m
Height 2.33 m
Crew 3

Primary armament : 120mm smoothbore gun 35 rounds
Secondary armament : M2HB 12.7mm machine gun 1,500 rounds 7.62mm machine gun Type 74 2,000 rounds
Engine Mitsubishi 10ZG 10 cylinder, Two stroke cycle Diesel 21500cc 1500ps/2400rpm (1,120 kW)
Power/weight : 30 hp/tonne
range : 350 km (Fuel 1100L)
Speed :70 km/h (Acceleration: 0-200m/20s)




9. K1 88 (South Korean)



Weight 51.1 ton (54.5 ton for K1A1)
Length 9.67 m (9.71m for K1A1)
Width 3.60 m
Height 2.25 m
Crew 4

Primary armament K1A1 : KM256 120mm
Secondary armament : 12.7 mm antiaircraft machine gun 7.62 mm coaxial machine gun
Engine : 10-cyl. water-cooled diesel MTU 871 Ka-501 1200 hp (890 kW)
Power/weight : 23.4 hp / ton (22.0 hp / ton for K1A1)
range : 500 km
Speed : 65 km/h




10. Type-96 (People’s Republic of China)



Weight 46 tonnes
Length 10.28 m
Width 3.45 m
Height 2.30 m
Crew 3

Primary armament : 125 mm smoothbore gun
Secondary armament : 7.62 mm coaxial machine gun 12.7 mm air-defence machine gun
Engine : diesel 1000 hp (750 kW)
Power/weight : 21 hp/tonne
Operational range : 450 km, 600 km with external fuel
Speed : 65 km/h 

Sumber
readmore »»  



Sejak zaman nenek moyang awal kita, manusia telah secara bertahap meningkatkan cara-cara untuk menyakiti dan membunuh satu sama lain. Di era teknologi, kemampuan untuk menimbulkan kerusakan pada orang lain telah mencapai ketinggian baru dan militer di seluruh dunia telah dikembangkan atau sedang dalam proses mengembangkan beragam aneh dan sering menakutkan senjata baru untuk abad ke-21.
 

01. The Special Weapons Observation Reconnaissance Detection System

The Special Weapons Observation Reconnaissance Detection System atau pedang adalah robot Talon pertama kali digunakan dalam deteksi dan penghapusan bahan peledak yang telah diubah dengan senjata terpasang. Pedang adalah radio yang dikendalikan dan dapat dilengkapi dengan senapan mesin, senapan, peluncur granat anti-tank dan peluncur roket. Dengan robot bersenjata telah digunakan di Irak, sebagian memperkirakan ini adalah awal era baru peperangan dan itu hanya soal waktu sebelum unit robot bersenjata membentuk sebagian besar tentara modern, dan bahkan mungkin mulai berpikir untuk diri mereka sendiri.





02. Electromagnetic Personnel Interdiction Control

Personil yang elektromagnetik larangan Control atau EPIC pendek sedang dikembangkan oleh US Navy sebagai senjata yang tidak mematikan. Ini menghilangkan intens emisi frekuensi radio yang dapat menembus dinding dan mengganggu fungsi sasaran telinga bagian dalam, yang efek keseimbangan dan koordinasi mereka dan memberi mereka kasus buruk mabuk. Senjata dirancang untuk menaklukkan musuh tanpa terlalu banyak kerusakan kepada mereka, meski bisa agak berantakan.




03. The Silent Guardian

Senjata lain didesain oleh militer AS untuk mengalahkan musuh tanpa melukai mereka adalah The Silent Guardian. Senjata adalah gelombang milimeter 95GHz "sistem penolakan aktif" dan memiliki jangkauan 500 meter. Hal ini dapat digunakan untuk setiap sasaran atau massa dan memanaskan kulit target hingga ke suhu 50 derajat Celcius yang sebanding dengan ledakan dari oven yang sangat panas; repels panas atau kerumunan orang, memaksa mereka mundur ke belakang. Ketika target bergerak keluar dari jangkauan balok, pembakaran sensasi berhenti dan tidak ada kerusakan yang disebabkan.




04. The Air Born Laser

The Air Born Laser atau sistem senjata ABL saat ini sedang dalam pengembangan dan akan menggunakan energi tinggi, iodine oksigen kimia laser (COIL) dipasang di sebuah diubah 747-400F (kargo) pesawat terutama untuk menembak jatuh rudal balistik. Idenya adalah bahwa jet ramah akan patroli wilayah di ketinggian sekitar 40.000 kaki dan pramuka untuk rudal seperti yang diluncurkan. ABL sistem yang kemudian akan menyampaikan informasi ke komputer yang akan menghitung saja dan arah sebelum lain kelas laser dengan kekuatan senjata akan menghancurkan rudal di atas wilayah peluncuran.




05. High Frequency Active Auroral Research Program [HAARP]

Frekuensi Tinggi Aktif Auroral Penelitian Program atau HAARP adalah proyek yang mempengaruhi sistem cuaca, yang menurut beberapa ilmuwan, sedang dikembangkan di bagian paling tidak, untuk digunakan sebagai senjata. HAARP akan dapat meningkatkan dan memperpanjang badai dan mengalihkan Sungai uap di atmosfer bumi menyebabkan banjir atau kekeringan pada target tertentu. Beberapa bahkan menyatakan senjata itu dapat menyebabkan gempa bumi dan letusan gunung berapi dan beberapa percaya ini sudah terjadi.

Saat menjelaskan gempa bumi yang melanda Tangshan di Cina pada 28 Juli 1976, dan membunuh lebih dari 650.000 orang, New York Times melaporkan bahwa saksi menyatakan bahwa tepat sebelum getaran pertama langit menyala seterang hari di sebuah lampu merah putih. Tanaman di kawasan itu dibakar sampai garing, hangus di satu sisi seolah-olah oleh bola api. Hal ini telah membuat sebagian apa yang disebut teori konspirasi untuk berspekulasi bahwa 'cuaca senjata' sudah digunakan, dan telah selama beberapa waktu.

Sumber
readmore »»  

 
WELCOME TO QADRIPEDIA